- Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi
yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Oleh karena itu, prosesor dirancang untuk
selalu mencari alamat tertentu di BIOS ( Basic Input Output System) ROM. Pada
alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi jump yang menuju kealamat eksekusi
awal BIOS. Setelah itu, prosesor menjalankan Power On Self Test(POST), yaitu
memeriksa kondisi hardware yang terhubung pada komputer.
- Setelah itu, BIOS mencari Video Card. Secara khusus dia mencari BIOS
milik Video Card. Kemudian sistem BIOS menjalankan Video Card BIOS. Barulah
sesudah itu, Video Card di inisalisasi.
Kemudian BIOS memeriksa ROM pada hardware yang
lain, apakah memiliki BIOS yang tersediri apakah tidak. Jika ya, maka akan
dieksekusi juga.
- Lalu BIOS melakukan pemeriksaan lagi, misalnya memeriksa besar memori
dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti
disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot bisa dilakukan, yaitu mencari
boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk, atau floppy disk.
2. Untuk instalasi linux, bisa menggunakan UnetBootin. Langkah-langkahnya
instalasi Linux adalah:
-Jalankan UnetBootin
-Pilih instalasi dari Diskimage, browse CD
linux Image yang bakalan digunakan sebagai OS
-Jangan lupa set Drive Flashdisk kita jangan sampai salah
-klik OK
-selesai kita telah berhasil membuat Flashdisk yang berisi instalasi
untuk Linux, dan bisa juga digunakan untuk USBlive
3. Macam-macam Distro :
a. Slackware
Distro paling tua, dibuat oleh Patrick Volkerding. Ini mungkin
distro linux yang paling mirip UNIX. Paket manager nya memakai dpkg dengan
akhiran tgz. Rilis pertama adalah Juli 1993, rilis terakhir versi 10.2
performace nya bagus untuk low end komputer, kurang cocok untuk pemula, cocok
bagi yang sangat terbiasa dengan unix. turunan nya cukup banyak sekarang ada
vector, slax
b. Debian
Distro paling lengkap, dibuat oleh Ian dan cewek nya Debbie
jadilan Debian. Didukung oleh paling banyak hacker di dunia, paling banyak
paket program nya. Paket manager nya pake apt-get, paket file nya *.deb. Paling
cepat update nya, tapi rilis stabil nya paling lelet rilis terakhir
"sarge" versi 3r1. Sebanyak 14CD atau 2DVD, source nya sebanyak 15CD,
3DVD. Mendownload cd nya dengan jidgo, jidgo ini akan mendownload paket paket
program dan membuat image cd nya di komputer kita. Target nya stabilitas
distro, pemakai nya kebanyakan advance user, untuk pemula kurang frienly,
banyak tool yang harus diakses dari konsol. Saat ini banyak turunan dari debian
contoh terkenal adalah linux live cd knoppix, ubuntu
c. Redhat
Pelopor distro linux user frendly, dibuat oleh Alan Cox. redhat
yang menciptakan paket manager rpm, saat ini ada paket manager yup, dan apt-get
untuk redhat. Target nya untuk pemula sampai advance user. Redhat juga yang
membuat proyek Gnome. Turunan nya banyak sekali contoh nya adalah Mandriva,
Fedora dll. Saat ini Redhat fokus untuk komersial untuk enterprise Linux,
sedangkan untuk komunitas ada Fedora.
d. SuSE/Novell
Distro ini dikembangkan di eropa, jerman tepatnya, target user
nya pemula sampai advance, dulu nya SuSE tidak menyediankan iso image untuk di
download, jadi kalau mau install konek internet, download disket boot dan
install langsung dari Internet, Saat ini SuSE dibeli oleh Novell, berkerja sama
juga dengan Sun Microsystem, sehingga desktop default nya solaris 10 adalah
gnome. Baru baru ini saja Suse mengeluarkan versi OpenSuSE yang bisa di
download iso image nya.
e. Mandriva
Distro paling user frendly ini dikembangkan di Prancis, Dahulu
nama nya Mandrake tapi karena ada masalah lisensi nama, kemudian ganti nama
menjadi mandriva setelah mengakuisisi Conectiva. Memakai paket mamager RPM, dan
oleh mandriva di kembangkan menjadi urpmi. Target user nya pemula sampai
advance, banyak dipakai untuk desktop.
f. Gentoo
Distro ini menyediakan compile di tempat. Artinya anda bisa
mengoptimalkan distro linux untuk pc anda, pembuat nya (sory lupa) pernah
menjadi developer freebsd. Kemudian membuat paket manager yang mirip dengan
freebsd untuk gentoo.
g. Knoppix
Distro paling asik deh, soalnya enggak perlu install ke hardisk,
cukup masukan cd nya dan boot ke cd. Dikembangkan dari debian, sehingga paket
debian bisa di install ke knoppix, bisa di install ke hardisk. Guna nya cukup
banyak misalnya untuk demo program, sarana belajar linux dengan cepat. Yang
pembuat nya dari Jerman Klaus Knopper.
h. Ubuntu
Distro baik hati, bayangin dia bagi bagi CD gratis kei seluruh
dunia.. dikembangkan dari debian & knoppix, ada dua versi live cd atau
install. paket debian bisa langsung di install di Ubuntu.
i. Mepis & Xandros
Ini distro yang mudah di install, menyertakan paket yang instant
misalnya flash, java, acrobat reader, mplayer, quicktime, nvidia driver sudah
include ada di sini. Fedora, Mandriva free download, opensuse, belum
menyertakan paket tersebut. Dkembangkan dari debian
4. SO pada handphone :
a.) Sistem Operasi Android merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis
Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Sistem
operasi ini bersifat open source (terbuka) sehingga para programmer dapat
membuat aplikasi secara mudah untuk digunakan oleh bermacam perangkat bergerak
(misalnya telepon seluler) dan juga dapat dilakukan modifikasi dan penyebaran
secara bebas
Kelebihan Android OS :
· Open Source, alias
gratis, sehingga para developer aplikasi Android OS tidak perlu bayar untuk
membuat aplikasi untuk Android. Tidak seperti iPhone atau Windows Mobile yg
mengharuskan pada developer membayar untuk membuat aplikasinya.
·
Karena pengembangannya
gratis, maka aplikasinya pun rata2 gratis, sehingga tidak perlu bayar untuk
men-donwnload dan menginstall aplikasi di Android.
Kekurangan Android OS:
·
Karena masih baru,
maka belum banyak aplikasi yg tersedia untuk android
·
Bagi orang yg belum
pernah memakainya mungkin akan sedikit membingungkan
b.) BlackBerry OS adalah
Sistem Operasi Mobile, yang dikembangkan oleh Research In Motion untuk
perusahaan BlackBerry . Sistem operasi menyediakan multitasking dan mendukung
perangkat input khusus yang telah diadopsi oleh RIM untuk digunakan dalam
handheld, khususnya trackwheel, trackball, dan yang paling baru, yang trackpad
dan touchscreen
Kelebihan Blackberry OS:
·
Merupakan multiple
Push Email yang terbaik saat ini,
·
Sinkronisasi nirkabel
(tanpa kabel seperti Bluetooth dan infra red) yang lengkap
Kekurangan Blackberry OS:
·
Browser Web masih kurang
bagus,
·
Ada biaya tambahan
untuk menikmati layanan BlackBerry yg kita pakai, sistem operasi sangat
tertutup dan tidak bisa dipersonalisasi
c.) Windows Phone adalah keluarga sistem operasi perangkat bergerak
yang dikembangkan oleh Microsoft dan merupakan pengganti platform Windows
Mobile, meski tidak kompatibel lagi.
Kelebihan Windows Phone:
·
Memiliki interface
yang berbeda dibandingkan dengan interface smartphone lainnya.
·
Melalui account
Windows Live tersedia layanan mail, contact, calender. Pengguna juga bisa
mengakses layanan toko online-nya (Marketplace) dan fasilitas keamanan gratis.
Kekurangan Wndows Phone:
·
Microsoft melakukan
perubahan radikal pada sistem baru ini. Misalnya, aplikasi pihak ketiga(third
party) tidak boleh aktif dilatar belakang, tidak ada folder, akses file
multimedia harus melalui Zune, dan data Office harus disimpan dilayanan online
SkyDrive.
·
Memang karena masih
baru, semau potensi platform mobile ini belum optimal.
d.) iOS (sebelumnya iPhone OS) adalah sistem operasi perangkat bergerak
yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. Sistem operasi ini
pertama diluncurkan tahun 2007 untuk iPhone dan iPod Touch, dan telah
dikembangkan untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPad dan Apple TV.
Kelebihan Mac OS :
·
Pada konsepnya Sistem
operasi ini dirancang memiliki keunggulan untuk game, koleksi game yang
tersedia sangat banyak dengan kualitas hampir mendekati konsol game yang
sesungguhnya serta ditunjang kualitas grafis yang diatas standar level,
·
Sistem operasi stabil
dan mudah digunakan bagi orang awam sekalipun
Kekurangan Mac OS:
·
Tidak multitasking,
·
Sistem operasi sangat
tertutup dan tidak bisa dipersonalisasi
5. Sistem Operasi Open
Source dan Close Source
Sistem Operasi Open Source
Open Source berarti sistem operasi tersebut membuka kode
programnya (source code) bagi siapa saja yang ingin mempelajarinya, caranya
dengan menyertakan kode sistem operasi bersama dengan distribusi paket sistem
operasi yang sudah jadi (hasil kompilasi/compile). Dengan penyertaan kode
tersebut, pengguna dapat mengutak-atik sistem operis tersebut, melakukan
modifikasi sesuai dengan kebutuhannya, bahkan memperbaiki "bug" atau
kesalahan logika.
Contoh: Android dan Linux
Sistem Operasi Closed Source
Closed Source adalah paket sistem operasi yang tidak dapat
didistribusikan lagi selain oleh Pembuat / Vendor sistem operasi tersebut. Jika
ada distribusi yang bukan oleh vendor tersebut, maka itu dianggap sebagai
pembajakan software. Atau dengan kata lain sistem operasi yang Closed Source
tidak dapat didistribusikan secara bebas, kecuali oleh Vendornya dan juga tidak
dapat digandakan secara bebas.
Contoh: Microsoft Windows 8.1, Mac OSX
6. Kegunaan beberapa
perintah linux
·
gedit, untuk membuka
text editor
·
mkdir, untuk membuat
direktori baru
·
cat, untuk membuat
file text baru, juga untuk mencetak file text yang sudah ada
·
echo, untuk membuat
file text baru kemudian menyimpannya secara otomatis
·
rm, untuk menghapus
file
·
mv, untuk memindahkan
file atau direktori ke direktori lain
·
cd, untuk masuk ke
dalam direktori yang dipilih
·
clear, untuk menghapus
text yang ada di jendela perintah linux